oleh

13.248 Siswa SMP Siap UN

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Ujian Nasional Berstandar Komputer (UNBK) maupun Ujian Nasional Berbasis Kertas Pensil (UNKP) Tingkat SMP/MTs sederajat segera dihelat. Agenda tahunan itu akan diikuti 13.248 siswa, 23-26 April 2018 ini.

Rinciannya, peserta UN dari Kabupaten Musi Rawas ada 5.590 orang, dari Kota Lubuklinggau 4.475 orang dan Kabupaten Muratara 3.183 orang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Lubuklinggau, H Tamri melalui Kabid Dikdas, DR Virry Grinitha didampingi Kasi Data Tarwan, Selasa (17/4) menjelaskan ada 38 SMP/MTs negeri dan swasta menyelenggarakan UN di Kota Lubuklinggau.

“Alhamdulillah semuanya UNBK. Seluruh SMP/MTs baik negeri maupun swasta menggelar UNBK. Meski ada yang numpang juga. Namun, setidaknya ada semangat dari sekolah untuk tetap menyelenggarakan UNBK,” Virry.

Terpisah, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Muratara, Abdul Kadir mengungkapkan tahun 2018, ada empat SMPN yang melaksanakan UNBK. Dua sekolah mandiri, dan dua sekolah lainnya numpang di SMK Surulangun.

Pertama yang UNBK mandiri di SMP Bumi Makmur di Kecamatan Nibung sebagai perdana. Lalu di SMPN Maur, juga UNBK mandiri. Sementara dua sekolah lainnya yang menggelar UNBK namun masih menumpang yakni SMPN Surulangun dan SMPN Sungai Jauh.

“Sementara yang lainnya masih melaksanakan UNKP. Di Muratara sendiri ada 23 SMPN, 6 SMP swasta, 14 MTS swasta dan satu MTSN. Alhamdulillah tahun ini kita nambah satu sekolah yang melaksanakan UNBK, dibandingkan tahun 2017 lalu hanya ada 3 sekolah ,” ungkap Abdul Kodir.

Untuk jumlah siswa yang mengikuti UN sebanyak 3.183.

“Untuk UNBK ada 480 siswa, sementara untuk UNKP sebanyak 2.703 siswa. Persiapan kita sudah melaksanakan dua kali simulasi, serta memastikan jaringan listrik. Karena kejadian tahun 2017 kita pernah mati lampu di hari kedua UNBK. Terpaksa kita menggunakan genset selama 30 menit  ,” jelasnya.

2019, pihaknya menargetkan bertambah minimal 4 – 5 sekolah yang melaksanakan UNBK.

“Tentunya dengan terus berupaya memenuhi sarana komputer, serta jaringan yang stabil,” tambahnya.

Sementara di Musi Rawas, sebagaimana diberitakan sebelumnya dari 67 SMP negeri dan swasta di Kabupaten Musi Rawas, 15 SMP dan satu MTs siap menyelenggarakan UNBK 23-26 April 2018 mendatang.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Musi Rawas, Irwan Evendi didampingi Kabid Dikdas, Hartoyo, Senin (16/4) menerangkan tahun lalu hanya SMPN Muara Kelingi dan SMPN Megang Sakti yang menggelar UNBK. Sementara tahun 2018 ini tambah lagi, SMPN Muara Kelingi, SMPN Megang Sakti, SMPN Muara Megang, SMPN Cecar, SMPN Purwodadi, SMPN L Sidoarjo, SMPN B Srikaton, SMPN H Wukirsari, SMPN Sumberharta, SMPN Muara Beliti, SMPN O Mangun Harjo, SMP Swasta Bina Ilmu, SMP Swasta Maarif Tugumulyo, SMPIT Al-Qudwah, SMP Xaverius Tugumulyo dan MTsN Musi Rawas,” jelas Irwan.

13 Diantaranya menyelenggarakan UNBK Mandiri. Namun khusus SMP Maarif Tugumulyo menumpang di MA Al-Muhajirin dan SMPIT Al-Qudwah menumpang di SMPN L Sidoarjo.

Lebih dari 5.590 pelajar SMP dan 972 siswa-siswi MTs di Kabupaten Musi Rawas bakal mengikuti UN mulai 23 April 2018 nanti.

“Memang mayoritas belum bisa menyelenggarakan UNBK. Karena masalah utamanya, banyak yang belum tercukupi kebutuhan komputer, belum tersedia listrik yang stabil dan tidak ada jaringan internet. Ini akan terus kami upayakan. Namun ada juga sekolah yang bisa memberdayakan komite sekolah, dengan menggiatkan bantuan tidak mengikat. Namun tidak semua sekolah bisa melakukan itu. Karena orang tua sebagian besar memang maunya sekolah benar-benar gratis. Padahal, dunia pendidikan ini pembangunannya juga harus melibatkan swasta (misal CSR perusahaan) dan masyarakat (misal dermawan atau orang tua),” jelasnya. (13/02)

Rekomendasi Berita