oleh

12 Butir Ekstasi Hantarkan ke Pengadilan

LUBUKLINGGAU – Majelis Hakim Pengadilan (PN) Lubuklinggau mulai menyidangkan terdakwa Mardi Efendi (23) warga Jalan Nang Ali Solihin RT 3 No.6 Kelurahan Marga Bakti Kecamatan Lubuklinggau Utara I.

Mardi Efendi didakwa atas kepemilikan narkotika diduga jenis ekstasi sebanyak 12 butir tablet warna biru bentuk keropi tebal 0,511 gram seberat 3,405 gram.

Sidang terdakwa dipimpin Hakim Yopi Wijaya didampingi Hakim Anggota Siti Yuritya SH,MH dan Hakim Dian Triastuti SH, serta Panitera Pengganti (PP) Rahmad Wahyudi SH.

Oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rodianah SH, Mardi Efendi didakwa melanggar Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang (UU) RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, atau Pasal 112 Ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Jo Pasal 132 ayat(1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Peristiwa yang membuat terdakwa ini disidang bermula, Retno Yudis membeli ekstasi berupa tablet warna biru berbentuk keropi 0,511 mm sebanyak 20 butir dari Een seharga Rp300 ribu per butir.

Kemudian dijual kembali seharga Rp350 ribu per butir, dan terjual sebanyak dua butir. Terdakwa juga mengonsumsinya sebanyak empat butir.

Kamis, 27 September 2018, terdakwa dihubungi melalui sambungan ponsel dari Depi, dan meminta sampel ekstasi.

Kemudian, terdakwa menyuruh Delpi untuk bertemu di Marga Bakti. Ketika bertemu terdakwa memberikan dua butir ekstasi, sedangkan Depi membayar seharga Rp550 ribu.

Selanjutnya, pukul 17.00 WIB, terdakwa diajak oleh Retno Yudis menjual esktasi sebanyak 12 butir, dan apabila terjual habis, akan diberi upah sebesar Rp100 ribu.

Kemudian, terdakwa dan Retno Yudis kembali berjanji transaksi dengan Depi di Jalan HM Soeharto Kelurahan Lubuk Kupang, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I. Namun Transaksi mereka diketahui oleh petugas Polres Lubuklinggau.

Sehingga, keduanya ditangkap di lokasi tersebut saat sedang menunggu Depi. Selanjutnya terdakwa dan Retno Yudis diamankan di Mapolres Lubuklinggau.(awj)

Rekomendasi Berita