oleh

12 ASN Terjaring Bawaslu Sumsel

LINGGAU POS ONLINE, EMPAT LAWANG – Menjelang proses Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) banyak menemukan Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan pelanggaran.

Padahal sudah jelas, ketika ASN melakukan pelanggaran dengan ikut terlibat dalam proses Pemilu, maka ada sanksinya. Apalagi memosisikan diri, menjadi tim pemenangan, dan dengan jelas menyatakan secara langsung dukungannya baik itu hanya memakai fasilitas dinas.

Hal ini diungkapkan Ketua Bawaslu Provinsi Sumsel, Junaidi usai kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif di Gedung Serba Guna (GSG) Empat Lawang beberapa waktu lalu.

“Secara regional se-Provinsi Sumsel, Bawaslu telah mendapati pelanggaran sebanyak 12 ASN yang ikut berperan saat aktif dalam proses Pilkada dan juga Pilgub. Ini jelas suatu temuan yang menjadi suatu pelanggaran bagi mereka,” ungkapnya.

Dikatakan Junaidi, ke-12 ASN tersebut telah mereka berikan sanksi sesuai aturan Perundang-undangan yang berlaku.

“Iya, mereka ada yang kita berikan peringatan secara lisan, secara tertulis, melalui pemanggilan secara langsung terhadap mereka sebagai bentuk teguran,” katanya, kemarin.

Ketika disinggung mengenai ke-12 ASN yang telah mendapati teguran dari pihaknya ini, temuan tersebut dari kabupaten atau kota mana saja dirinya tak dapat menyampaikan, mengingat temuan tersebut merupakan rahasia Bawaslu dikarenakan masih bersifat teguran dan peringatan saja. (10)

Rekomendasi Berita