oleh

101 Warga Binaan Belum Miliki Identitas

LINGGAU POS ONLINE, CURUP – KPU Kabupaten Rejang Lebong berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), dan Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Rejang Lebong terkait pemilih di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Pemilih di dalam Lapas Kelas IIA Curup diprediksi akan bertambah, hingga saat ini terdeteksi ada 248 orang

Komisioner KPU Rejang Lebong, Lusiana, Selasa (6/11) menjelaskan jumlah tersebut belum seluruhnya dimasukkan ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Oleh sebab itu, KPU Rejang Lebong berupaya untuk mengakomodirnya agar warga binaan bisa menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019 mendatang. Khususnya untuk 101 yang belum memiliki identitas.

“Kita upayakan agar mereka bisa mendapatkan hak pilihnya, makanya kita akan koordinasi dulu dengan Kemenkumham,” tambah Lusiana.

Ia juga menambahkan, untuk penetapan Pleno DPTHP 2 rencana akan dilaksanakan 6 November untuk tingkat PPS, kemudian 8 November untuk tingkat PPK dan 10 November untuk tingkat KPU.

Terpisah Ketua KPU Rejang Lebong, Restu Wibowo juga menambahkan, dari 248 mata pilih 147 diantaranya sudah memiliki identitas tersebar di sejumlah kecamatan dalam Kabupaten Rejang Lebong, sementara 101 lainnya belum memiliki identitas.

“Kita berupaya agar mata pilih yang ada dalam Lapas tersebut bisa masuk DPT Pemilu 2019 mendatang,” harap Restu.

Ia juga menambahkan, terkait koordinasi dengan Disdukcapil dan Kemenkumham, juga akan membahas soal Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam Lapas. (sam)

News Feed