oleh

10 Titik Hot Spot Terpantau

…..karena 10 titik tersebut tidak menimbulkan asap dan panas. Dan ini sudah kami pastikan, dengan turun langsung ke lapangan bersama pihak kepolisian dan TNI….

Kepala Pelaksana BPBD Mura, Paisol

Paisol : Belum Masuk Kategori Bahaya

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Rawas (Mura) terus lakukan antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Apalagi tercatat sejak Januari hingga pertengahan Mei 2018, ada 10 titik Hot Spot (Titik api, red) di wilayah Mura.

Hal ini ditegaskan Kepala Pelaksana BPBD Mura, Paisol menegaskan, 10 titik hot spot yang terpantau masih dalam kategori tidak berbahaya.

“10 titik tersebut tidak menimbulkan asap dan panas. Dan ini sudah kami pastikan, dengan turun langsung ke lapangan bersama pihak kepolisian dan TNI,” tegas Paisol, Jumat (11/5).

Paisol mengakui, Mei sudah masuk musim kemarau.

“Namun untuk puncak kemarau menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada Juli hingga September mendatang. Untuk itu antisipasi Karhutla terus kita lakukan. Mulai dari gencar lakukan sosialisasi ke desa-desa, hingga pemasangan spanduk imbauan,” ungkapnya.

Lantas bagaimana mengenai antisipasi banjir? Paisol juga menegaskan, saat ini debit air masih normal.

“Karena kalaupun hujan, intensitasnya tidak terlalu tinggi. Makanya sampai saat ini, laporan dari pihak kecamatan mengenai banjir belum ada,” ungkapnya.

Sama seperti Karhutla, pihaknya juga rutin memantau debit air untuk antisipasi banjir.

“Melalui tim kita, rutin lakukan pemantauan ke daerah rawan banjir, seperti Kecamatan Muara Kelingi dan Muara Lakitan,” tambahnya. (13)

Rekomendasi Berita