oleh

1.025 Guru Ngaji Tunggu Insentif

LINGGAU POS ONLINE, PASAR PEMIRI – Insentif untuk guru ngaji hibah dari Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau, ke Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Lubuklinggau masih belum jelas. Mengacu ke tahun-tahun sebelumnya, insentif diberikan menjelang Idul Fitri.

Ketua BKPRMI Kota Lubuklinggau, H Hasbi Mustofa mengatakan kondisi keuangan Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau saat ini masih belum stabil. Apalagi banyak dana yang dikeluarkan untuk menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada).

“Jadi, kami harap para guru ngaji untuk maklum. Sendainya ada pasti kita informasikan melalui BKPRMI kecamatan,” kata Hasbi Mustofa.

Menurut Hasbi Mustofa, ada 1025 guru ngaji yang tergabung di BKPRMI Kota Lubuklinggau. Namun tidak semua guru ngaji yang mendapatkan insentif.

Guru ngaji yang mendapat insentif, yaitu guru ngaji yang sudah mengantongi nomor registrasi di BKPRMI masing-masing kecamatan. Dan, guru ngaji yang masih aktif.

Besarnya insentif yang diberikan berbeda setiap tahunnya, tergantung kemampuan dari Pemkot Lubuklinggau.

“Setiap tahun beda, untuk tahun ini kita belum tahu,” cetusnya.

Sekda Kota Lubuklinggau, H Rahman Sani meyakinkan tahun ini Pemkot Lubuklinggau tetap memberikan dana hibah untuk insentif guru ngaji. Insentif diberikan akhir Juli atau awal Agustus 2018.

‘Sudah kita siapkan, besarnya saya lupa. Dalam waktu dekat kita berikan, mudah-mudahan program ini akan terus berlanjut,” harap Rahman Sani.(07).

Rekomendasi Berita