oleh

1.000 Pelanggan PDAM Tidak Kebagian Air

LINGGAU POS ONLINE, WATAS LUBUK DURIAN – Dua unit pompa milik Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Bukit Sulap (PDAM TBS) Kota Lubuklinggau kembali rusak. Akibatnya, 1.000 pelanggan yang ada di jalur Jalan Lingkar Selatan, dan sebagian pelanggan di Kecamatan Lubuklinggau Timur I dan II tidak mendapat suplai air bersih.

Direktur PDAM TBS Kota Lubuklinggau, Hj Ratna Machmud didampingi Kabid Teknik, Hadi Purwanto kepada wartawan, Rabu (15/8) mengatakan kerusakan mesin pompa terjadi sejak Senin (13/8) akibat tidak stabilnya jaringan listrik. Distribusi air ke pelanggan mengandalkan gaya gravitasi, itu artinya daerah dataran tinggi tidak akan mendapat suplai air bersih selama pompa Intake Sungai Kelingi belum diperbaiki.

Daerah dataran tinggi yang tidak mendapat suplai air bersih, yaitu pelanggan di sepanjang Jalan Lingkar Selatan, Perumnas Rahma, Perumnas Nikan, sebagian pelanggan di Kelurahan Muara Enim, dan Mesat Seni. Wacananya Hari ini (Kamis, 16/8) manajemen PDAM-TBS Kota Lubuklinggau baru akan mengganti pompa cadangan.

“Sebelum pompa rusak, memang sering terjadi pemadaman listrik sehingga tegangan listrik tidak stabil akibatnya pompa kami rusak. Untuk memperbaikinya butuh waktu, selain itu onderdilnya harus kami pesan dulu,” jelas Hadi Purwanto.

Mesin pompa Intake Sungai Kelingi kerap mengalami kerusakan, Januari hingga Agustus 2018 sudah lima kali rusak. Layanan PDAM-TBS Kota Lubuklinggau juga menjadi perhatian anggota DPRD Kota Lubuklinggau.

Beberapa waktu lalu, disampaikan langsung oleh anggota DPRD Kota Lubuklinggau, Zuhibar dari Fraksi NasDem, dan Hj Yeni dari Fraksi Bintang Pembangunan . Kedua anggota DPRD Kota Lubuklinggau ini meminta manajemen PDAM-TBS Kota Lubuklinggau mengganti pompa baru.

Mat (40) warga Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Lubuklinggau Barat I sudah tiga hari terakhir tidak mendapat suplai air bersih. Sudah menyampaikan laporan ke manajemen PDAM-TBS Kota Lubuklinggau, baik datang langsung ke kantor PDAM-TBS Jalan Garuda, Kelurahan Watas Lubuk Durian, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, bahkan keluhan juga disampaikan di media sosial tidak direspons.

“Tidak ada kejelasan penyebabnya apa, sudah apatis dengan layanan PDAM-TBS lebih sering matinya,” keluh Mat. (07)

Rekomendasi Berita