Warga Ceremeh Taba Tewas Lakalantas

LINGGAU POS ONLINE, TABA JEMEKEH – Herman Fauzi alias Boy (49), tewas akibat Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas). Korban mengakhiri hidupnya, setelah motor yang dikendarainya bertabrakan ala “adu kambing” dengan sepeda motor di kendarai warga Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

Kejadian tragis korban ini terjadi di Jalan Sejahtera Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, sekitar 5 meter dari Pondok Makan Kopek AS, pukul 16.00 WIB, Jumat (26/5).

Warga Kelurahan Cereme Taba, Kecamatan Lubuklinggau Timur II ini, sebelum menghembus napas terakhirnya sempat dibawa ke rumah RS Dr Sobirin Lubuklinggau untuk mendapat pertolongan secara medis. Tetapi nyawanya tidak tertolong. Sebab, belum sampai ke RS dr Sobirin Herman Fauzi sudah tidak bernyawa lagi. Korban meninggal akibat luka robek pada kepala diduga akibat berbenturan aspal badan jalan.

Sedangkan pengendara sepeda motor lawan tabrakan korban tidak mengalami luka cukup serius, dan melarikan diri. Herman Fauzi meninggalkan seorang istri, Ny Suntama (47) dan empat orang anak.

Niko (20), anak kedua almarhum, mengatakan sebelum kejadian, ayahnya berangkat ngojek untuk menjemput langganannya yang bekerja di Hotel Sempurna, Kelurahan Watervang.

Saat mengantar langganan tadi, korban mengendarai sepeda motornya lewat jalan Sejahtera. Sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tiba-tiba muncul sepeda motor Yamaha RX King dengan kecepatan tinggi datang dari arah pasar menuju Simpang Priuk, sedangkan korban mengendarai motor matic Vario dari arah Simpang Priuk menuju rumahnya di Ceremeh Taba.

Akibat benturan benda keras tadi, Herman Fauzi dan penumpangnya terpental. Naas bagi korban, helm yang dipakainya terlepas sehingga kepalanya membentur aspal. Sementara penumpang yang diboncengnya tidak apa-apa.

Rusmini (40), rekan korban sesama pedagang ikan di Pasar Inpres Lubuklinggau, mengaku terkejut mendapat khabar Herman Fauzi meninggal. Selama ini korban dikenal sosok orang tua yang baik, pekerja keras dan tidak neko-neko.

“Sebenarnya, Herman Fauzi itu berjualan ikan di pasar, karena bulan puasa, ia istirahat berjualan ikan, lalu ngojek,” kata Rusmini.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar melalui Kanit Laka, Ipda Fahrizal saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian Lakalantas menyebabkan meninggalnya Herman Fauzi.

Menurut Fahrizal,anggotanya sudah melakukan olah TKP, tetapi masih minim keterangan saksi, karena warga di sekitar TKP tidak mengetahui secara jelas kejadian itu. Namun identitas pemilik motor RX King sudah diketahui dan sepeda motornya sudah diamankan di Mapolres.

“Kami masih melakukan pendekatan kepada keluarga pengendara sepeda motor RX King, dan orang tuanya sudah menjamin akan menyerahkan anaknya. Tetapi hingga saat ini lawan korban itu belum pulang ke rumah,” kata Fahrizal.(CW1/03)

Baca Juga
error: Maaf Di Kunci