UPTD BLUD SPAM Jamin Pasokan Air Bersih

Selama Ramadan

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS РPemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Sistem Pelayanan Air Minum (SPAM) menjamin, ketersediaan pasokan air bersih masyarakat Kabupaten Musi Rawas (Mura) selama bulan Ramadan aman. Kepastian ini disampaikan, Agus Hilman Kepala UPTD BLUD SPAM Mura ketika dibincangi Linggau Pos, di ruang kerjanya. Kemarin (15/5) siang.

Menurutnya, dari semua hasil pengawasan tinjauan langsung ke lapangan. Semua tersebar 16 instalasi terdiri dari 12 keberadaan spam. Semua sampai sekarang, kondisi air baku bersumber lima titik aliran sungai dan danau. Dipastikan, semua masih dalam kondisi normal, belum terjadi penyusutan yang mengakibatkan kendala pasokan air bersih terhadap pelanggan.

“Memang puasa kali ini, kita dihadapkan musim kemarau. Namun, terkait pasokan air bersih kita jamin aman tanpa kendala,” tegasnya.

Dijelaskan Agus Hilman, sepanjang kondisi suplai air baku berasal sumber air sungai dan danau. Semua, sebagai langkah antisipasi pihaknya telah lakukan sejumlah kesiapan. Diantara, jika memang memungkinkan menyiapkan tambahan fasilitas pompa guna mem-backup ketersediaan air baku jika mengalami kekeringan.

“Kita pernah mengalami kekeringan sejarah panjang 2015. Itu tidak ada pengaruh, masih bisa dilayani. Apalagi 2018, walau kata mau kemarau, ketersediaan air baku dengan masih turunnya hujan kondisi air ada,” jelasnya.

“Yang jelas, jika memang sudah emergency. Sungai atau danau sebagai sumber air baku terjadi penyusutan. Besar kemungkinan kita juga standby-kan sejumlah fasilitas pompa. Sehingga, semua suplai air bersih tetap tersaluri warga masyarakat,” ungkapnya.

Disamping itu juga, ditambahkan pria mantan Kabid Informasi Kominfo Banda Aceh menyebutkan, bahwa rencana menjaga ketersediaan air bersih. Pihaknya juga segera menindaklanjuti telah dilakukan pencabutan fungsi sejumlah sumur bor merupakan sumber kebutuhan air baku berada beberapa titik wilayah kecamatan.

“Selain terus maksimalkan, penyaluran ketersediaan air baku sungai dan danau. Kita juga, segera dalam waktu dekat menindaklanjuti dengan segera ada tiga unit sumur bor, Desa Griyoso, Sidodadi, dan Pruwodadi. Nah, untuk sumur bor Giriyoso 210 SR sudah dihentikan dan segera kita tutup dan segera juga mencari solusi pengganti dengan alternatifkan pemberdayaan sumber air baku berasal danau gegas. Ya, semuanya masih dalam proses perencanaan,” tambahnya.(11)

Baca Juga
error: Maaf Di Kunci