Upayakan Penyembuhan Bocah Penderita Tumor

LINGGAU POS ONLINE, MURATARA – Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) HM Syarif Hidayat akan sesegera mungkin mencari solusi untuk kesembuhan Dimas. Bocah lima tahun itu menderita tumor mata. Dan HM Syarif Hidayat didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Muratara, Lia Mustika Syarif mengunjungi Dimas di rumahnya, Desa Terusan, Kecamatan Karang Jaya, Selasa (15/5).

Kunjungan tersebut juga diikuti oleh Sekda dan beberapa kepala dinas dan kepala bagian.

HM Syarif Hidayat menyampaikan rasa prihatin terhadap Dimas yang usianya masih anak-anak tapi menderita penyakit seperti itu.

“Atas nama pribadi dan pemerintahan, kami sangat prihatin dengan kondisi Dimas. Kami bersama Pak Sekda akan mencari solusi supaya Dimas bisa berobat segera,” ungkap HM Syarif Hidayat.

Dimas sebenarnya sudah pernah dirujuk dan berobat ke Rumah Sakit Mata di Palembang. Namun, upaya pengobatan belum berhasil, sehingga Rumah Sakit Mata merujuk Dimas untuk dirawat di RS Mata di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

“Makanya kita sudah mencari solusi akan memberi bantuan untuk mengantarkannya dan membantu biaya hidup sehari-hari menjaganya. Sebab orang tuanya tidak mampu,” imbuh Syarif.

Dirinya berharap seluruh lapisan masyarakat lebih peduli terhadap kondisi Dimas, sebab di usianya yang masih kecil seharusnya menikmati dunia bermain. Namun karena sakit yang menggerogoti matanya bocah ini harus menahan sakit.

“Kita berharap semangat keluarga untuk terus berusaha mengobati Dimas tetap tinggi sehingga harapan untuk sembuh bisa diwujudkan,” harap Bupati.(12)
JUDUL : Dimas Segera Dirujuk ke RS Mata Surabaya

Semantara itu, Sugeng Ariady, paman Dimas menceritakan waktu lahir matanya normal, namun matanya memang agak besar,mulai keluhatan matanya sakit dan membengkak semenjak umur 4 tahun.

Dengan kondisi tersebut pihak kelurga mencoba melakukan pemeriksaan dengan mengunakan fasilitas PBJS, mulai dari puskesmas, Rumah Sakit hingga dirujuk RS Mata di Palembang.

” Karena tidak sanggup diobati dipalembang makanya kita dirujuk ke RS Mata Surabaya, karena kita tidak memiliki biaya kita pulang dulu untuk mencari biaya, mudah-mudahan anak kami sembuh dan kami ucapkan terimkasih kepada pemerintah yang peduli kepada kami,” sampainya.(12)

Baca Juga
error: Maaf Di Kunci