oleh

Penyelenggara Pemilu Temukan Ribuan DPT Ganda

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Hasil pencermatan penyelenggara Pemilu, ditemukan 1.804 data ganda dan 25.906 data invalid. Data ini berdasarkan hasil verifikasi yang sudah dilakukan KPU dan Bawaslu Kota Lubuklinggau.

Adapun rinciannya, 76 jiwa data ganda yang ditemukan Bawaslu dan 1.726 jiwa ditemukan KPU. Kemudian, Bawaslu menemukan 18.450 data invalid dan KPU menemukan 7.456 data invalid.

Komisioner KPU Kota Lubuklinggau Divisi Program dan Data, Efrizal menjelaskan data invalid dinyatakan tidak lengkap, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tidak lengkap, salah penulisan nama, alamat tidak dicantumkan atau tidak jelas. Sementara data ganda merupakan masyarakat yang terdaftar dua kali di Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang sudah ditetapkan.

Menurut Efrizal, ada beberapa warga yang masih terdaftar di DPT. Namun, sudah tidak terdaftar lagi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdubcapil), karena sudah pindah dan ini itu merupakan hasil koordinasi KPU ke Disdukcapil. Sebab, ketika warga pindah datanya sudah dimutasi ke daerah tujuan.

Kemudian, mengenai adanya perbedaan jumlah data yang ganda dan invalid, KPU menunggu rekomendasi dari Bawaslu untuk kembali dilakukan pencermatan, baik oleh PPS maupun PPK.

Ketua Bawaslu Kota Lubuklinggau, Mursydi menjelaskan dalam waktu dekat pihaknya akan segera mengeluarkan rekomendasi ke Bawaslu. Tujuannya, agar KPU Kota Lubuklinggau kembali melakukan pencermatan mengenai data yang ganda maupun invalid. Misalnya, data ternyata data ganda maupun invalid hasil rekomendasi Bawaslu sama dengan yang ditemukan KPU, maka tidak perlu dilakukan pembetulan. Namun, bila datanya berbeda harus dilakukan pembetulan.

Kemudian, Mursydi juga meminta Partai Politik (Parpol) untuk proaktif dalam pemutakhiran data pemilih. Sebab, sudah genap satu bulan pendirian posko pengaduan perihal DPT, belum ada satupun pengurus Parpol yang melapor atau koreksi DPT yang sudah diumumkan KPU.

Seperti diketahui, mulai 1 Oktober sampai 28 Oktober 2018, KPU Kota Lubuklinggau sudah menggalakkan Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP), dengan pendirian posko di setiap kelurahan yang ada di Kota Lubuklinggau. (aku)

News Feed