Penjabat Wako Imbau Masyarakat Waspada

PENJABAT Walikota Lubuklinggau, H Riki Junaidi menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau juga sepakat mengimbau kepada masyarakat, untuk tidak terpancing pasca terjadinya aksi bom bunuh diri di Surabaya.

Ia pun menegaskan tiga sikap Pemkot Kota Lubuklinggau, terhadap aksi teror tersebut.

“Pertama kita mengutuk keras aksi teror bunuh diri. Kedua, kita turut mendoakan korban bom bunuh diri, agar ditempatkan di tempat yang layak. Ketiga, kita mengimbau kepada semua pihak untuk tetap melakukan antisipasi dan waspada di lingkungannya masing-masing. Sampaikan kepada keluarga, sahabat dan tetangga untuk bersikap sensitif dan peka terhadap hal-hal yang mencurigakan. Sehingga kita berharap, Kota Lubuklinggau yang saat ini kondusif, tetap kondusif,” tegasnya saat menyampaikan jawaban eksekutif terhadap pemandangan umum fraksi dewan, Selasa (15/5).

Menanggapi saran dari Fraksi IRAS, Riki menjelaskan kalau melakukan terobosan layanan yang tujuannya untuk mempermudah kebutuhan wajib pajak, telah dibangun sejak 2017. Dan terus dikembangkan di 2018.

Begitu juga dengan saran dari Fraksi Bintang Pembangunan yang meminta eksekutif melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Disperindag untuk memantau, menjaga, dan menstabilkan ketersediaan pasokan kebutuhan pokok dan stabilitas harga di pasar. Serta melakukan koordinasi dengan PLN, agar aliran listrik selama bulan Ramadan stabil.

“Hal ini sudah menjadi perhatian kami, dan pasti akan segera kami tindak lanjuti,” jelasnya. (13)

Baca Juga
error: Maaf Di Kunci