IGRA Sukses Gelar Latihan Manasik Haji Tahun 2018

Diikuti 950 Anak dari 25 RA

IKATAN Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kota Lubuklinggau kembali sukses menggelar kegiatan rutin tahunannya Latihan Manasik Haji yang diikuti 950an anak usia dini Raudhatul Athfal (RA) dari 25 RA se-Kota Lubuklinggau di Taman Kurma Masjid Agung As Salam Lubuklinggau, Sabtu (15/9).

Kegiatan akbar ini tidak hanya diikuti anak-anak usia dini saja, tetapi juga diikuti orang tua wali dan guru RA. Dan kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Lubuklinggau Drs H Azhari Rahardi, serta dihadiri Kasubbag TU Kemenag Lubuklinggau Sugihono,M.Pd dan Kasi Penmad Drs Habibullah Angkasa, Ketua IGRA Kota Lubuklinggau H Anhsor Abdullah dan seluruh pembimbing latihan manasik haji dari kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Lubuklinggau – Musi Rawas.

Pada kegiatan latihan ini, ribuan peserta antusias dan bersemangat melaksanakan rangkaian manasik haji walau dalam keadaan panas matahari pagi, yakni melaksanakan rukun haji seperti Niat, Ihram, Thawaf, Sa’i, Wukuf, melempar Jumrah, dan Tahalul yang dibimbing oleh kelompok KBIH Lubuklinggau-Musi Rawas.

Kepada Linggau Pos, H Anshor mengatakan kegiatan manasik haji ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan IGRA setiap tahunnya. Yang mana kali ini dilaksanakan bertepatan dengan memperingati tahun Baru Islam 1440 Hijiriyah.

Beliau juga menjelaskan kegiatan manasik haji anak RA tahun ini diikuti lebih dari 950 anak RA, 950 orang tua wali, ratusan guru dari 25 RA seKota Lubuklinggau.

“Kegiatan ini bertujuan memberikan pelajaran kepada anak didik dan juga orang tua dalam melaksanakan ibadah haji. Serta membangkitkan semangat orang tua yang sudah mampu atau yang belum mampu agar dapat timbul keinginan untuk menunaikan rukun islam yang kelima tersebut,”jelasnya.

Apalagi, lanjutnya, peragaan manasik haji ini, sangat penting bagi pendidikan anak usia dini. Tidak hanya untuk memperkenalkan rukun Islam yang kelima dan tata cara pelaksanaannya. Kegiatan ini juga untuk menanamkan nilai-nilai tauhid dan syariat kepada anak didik sejak usia dini, dan tentunya juga kepada orang tua.

“Dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Lubuklinggau, Kantor Kemenag Kota Lubuklinggau yang telah mendukung IGRA dalam melaksanakan kegiatan ini. IGRA kedepannya akan terus berkomitmen dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini dan mewujudkan visi dan misi Kota Lubuklinggau. Dengan cara melahirkan anak-anak usia dini generasi muda yang soleh dan soleha, berakhlak mulia, cerdas dan bisa menjadi kebanggaan Kota Lubuklinggau,”harapnya.

Sementara itu, Drs H Azhari Rahardi yang baru 10 hari menjabat sebagai Kepala Kantor Kemenag Kota Lubuklinggau ini dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada IGRA yang telah menyelenggarakan kegiatan manasik haji ini, karena banyak hal positif yang bisa dilakukan dan diperkenalkan kepada anak sejak usia dini dalam kegiatan ini, terutama mengenai rukun Islam ke lima, yakni berhaji bagi yang mampu.

“Ibadah haji ini merupakan penyempurna semua ibadah, oleh karena itu kegiatan ini sangat baik untuk memperkenalkan kepada peserta didik mengenai rukun Islam yang kelima ini. Karena di usia dini ini anak akan menjalankan dan mencontoh apa yang kita lakukan,”jelasnya.

Azhari juga mengajak kepada smeua guru RA agar terus melakukan proses peningkatan akhlakhul kharimah, karena ini yang paling penting untuk menjadikan anak-anak menjadi generasi Islami. (rrf)

Baca Juga
error: Maaf Di Kunci