oleh

Dimassa, Begal Tewas dengan Usus Terburai

LINGGAU POS ONLINE, MURATARA – Naas dialami tersangka begal, Rudi Hartono alias Rudi (45) warga Desa Karang Anyar Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Setelah dilumpuhkan polisi, ia justru menjadi korban amukan massa yang beringas.

Kejadiannya, Jumat (28/9) sekitar pukul 21.30 WIB di Desa Lawang Agung Kecamatan Rupit. Menyebabkan tersangka Rudi tewas dengan kondisi luka tembak di perut, leher dan akibat sabetan Senjata Tajam (sajam) di wajah, dada dan perut, bahkan ususnya terburai.

Kapolres Musi Rawas (Mura), AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek AKP Yulfikri menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka bermula, adanya informasi akan terjadi transaksi jual beli sepeda motor Honda Revo diduga hasil kejahatan.

“Kami langsung bergerak ke lokasi,” kata Kapolsek.

Kapolsek bersama Kanit Reskrim, Kanit Intel dan anggota, mendapati tersangka bersama rekannya, beriringan mengendarai dua sepeda motor menuju Taman Kuliner Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Lawang Agung.

”Kami mencoba mengamankan kedua pelaku, tetapi salah satunya menyerang menggunakan Senjata Api Rakitan (Senpira),” tambah Kapolsek.

Sempat memberikan tembakan peringatan, tapi tidak diindahkan, polisi melakukan tindakan tegas.

“Tersangka Rudi tertembak di perut dan leher. Ia tewas di lokasi. Sementara temannya yang membawa Senpira, lari ke semak-semak,” jelas AKP Yulfikri.

Aksi penyergapan hingga menimbulkan suara letusan Senpi, ternyata suara tembakan menarik perhatian warga untuk datang ke lokasi. Melihat tersangka tertembak, warga yang kesal karena maraknya aksi begal sepeda motor, langsung beringas.

Beberapa oknum warga spontan menyerang tersangka menggunakan Sajam jenis parang.

“Mereka kemudian langsung meninggalkan Tempat Kejadian Perkara (TKP), sehingga tersangka mengalami luka akibat sabetan sajam di wajah, dada dan perut,” ujar Kapolsek.

Setelah kondisi di lokasi aman, jenazah Rudi dibawa ke RS Rupit untuk divisum er revertum. Juga diamankan dari Rudi, sajam jenis parang yang masih terselip di pinggang.

“Kami juga amankan dua unit sepeda motor. Salah satunya Honda Revo warna hitam, ternyata milik Warga Desa Tanjung Agung Kecamatan Karang Jaya, yang menjadi korban begal,” cerita Kapolsek.

Khusus tersangka, ditambahkan Kapolsek, tercatat memiliki 13 laporan kasus begal. (end)

News Feed