oleh

Bentrok Berdarah Rebutan Parkir Objek Wisata

Bapak dan Anak Tewas

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Bentrok berdarah terjadi di areal parkir objek wisata Air Terjun Desa Durian Remuk Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas (Mura), Minggu (7/10). Insiden terjadi sekitar pukul 14.30 WIB kemarin, mengakibatkan dua orang tewas dan dua luka-luka, kesemuanya warga Desa Durian Remuk Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Mura.

Korban tewas atas nama Saipul (50) mengalami luka tusuk di belakang pinggang sebelah kanan dan anaknya Rizal (30) menderita luka tusuk. Sedangkan lawannya Hk (26) mengalami luka tusuk pada pinggang belakang sebelah kanan dan luka tusuk pada tangan sebelah kiri.

Data dihimpun Linggau Pos dari beberapa sumber menceritakan, kronologis kejadian bermula terjadi keributan antara korban Saipul dan Hk diduga berebut lahan parkir di areal objek wisata air terjun di Desa Durian Remuk Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Mura. Saat itu Hk mencoba menghindar dari kejaran Saipul. Selanjutnya korban Saipul diduga menusuk badan bagian belakang pinggang sebelah kanan dan menusuk tangan sebelah kiri Hk. Kemudian, dalam kondisi terluka, Hk membalas dengan menggunakan senjata tajam diduga menusuk Saipul pada bagian belakang pinggang sebelah kanan. Tak lama kemudian datang Rd (adik Hk) mencoba menolong. Namun naasnya datang Rizal (anak Saipul) mencoba menembak Rd menggunakan Senjata Api Rakitan (Senpira) laras pendek. Merasa terdesak, Rd langsung menusuk Rizal dengan senjata tajam.

“Dalam keadaan berdarah, Rizal menghilang berlari terjun ke sungai. Jasadnya ditemukan sudah tidak bernyawa lagi ,” ujar salah seorang sumber di lokasi kejadian.

Sementara itu, akibat perkelahian tersebut, Saipul juga meninggal dunia di Rumah Sakit Siti Aisyah Lubuklinggau dengan kondisi luka tusukan di belakang pinggang sebelah kanan. Sedangkan Hk mengalami luka tusuk pada pinggang belakang sebelah kanan dan luka tusuk pada tangan sebelah kiri.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kasat Reskrim, Iptu Wahyu Setyo Pranoto dikonfirmasi tadi malam membenarkan adanya kejadian tersebut. Bahkan pihaknya telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat perkelahian bersama sejumlah barang bukti.

“Sudah kita amankan (Rd dan Hk) untuk dilakukan pemeriksaan. Korban meninggal dunia dua orang Saipul dan Rizal,” jelasnya.

Terpisah Kapolsek Muara Baliti, AKP Trisofa menjelaskan ada tujuh anggotanya turun ke lokasi kejadian pasca kejadian. Ia memastikan suasana di Desa Durian Remuk tadi malam sudah kondusif.

“Iya, sudah kondusif kok. Karena korban dengan pelaku itu masih ada hubungan persaudaraan. Memang ada yang meninggal. Tapi bukan luka tembak. Yang ada korban kena luka bacok,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Musi Rawas Amrulah melalui Kabid Pariwisata Adiwena dihubungi tadi malam mengaku belum mengetahui adanya keributan di lahan parkir objek wisata air terjun Curug Panjang Desa Durian Remuk, Minggu (7/10) sore. Begitupun Kades Durian Remuk, Surya saat dihubungi melalui Hpnya mengaku belum mendapatkan informasi mengenai bentrok rebutan lahan parkir di areal objek wisata di wilayahnya.

“Saya belum tahu, nanti saya cek dulu karena saya tidak lagi di desa,” akunya. (blc/cw1/lik)

News Feed